Doa,
Kata-kata sakti dari kekasih kekasihnya Sang Kekasih
Awalnya pembukaan, membentangkan deskripsi tentang apa dan siapa Tuhan
Ditengahnya, cerita-cerita kisah pilu nan indah,….
Diakhir dengan banjir air mata
Waktu Yang Tidak Banyak
Daun ranting jatuh..berganti sendiri
Pohon tumbuh berkembang karena ditanam
Mata air muncul dari tanah yang di gali >> Selengkapnya
Jabr
Jabr Ibn Hayyan
permata seorang murid
jalan cinta dan ilmu >> Selengkapnya
Sejarah
malam hanyut dalam sepi
suara jankrik mengerik menemani
ayam jantan berkokok menyambut fajar >> Selengkapnya
Selamat Ulang Tahun Ya, …
Salam ya rab, pencipta alam semesta, pencipta manusia, salam bagimu rosul ahmad, para wali sholeh.
Salam sembah sujud, salam takzim padamu gemerlap bintang di malam yang diam. Mesti bintang-bintang tak terlihat, mereka hadir di malam ini.
Uban
Sekian tahun mencariMu
Rambut mulai beruban
Menandakan waktu terus menanda >> Selengkapnya
Suci
Suci, dia dimana
Suci, dambaan pujangga dunia
Suci, kisanya pilu itulah bahagia >> Selengkapnya
Sunyi di Atas Pelana Kuda
Sunyi pagi ini
seperti sawah tanpa air
Sunyi pagi ini
seperti padi dimakan ulat
Sunyi pagi ini
bagai rebana tanpa suara
Sunyi pagi ini
bak lukisan tanpa warna
Sunyi pagi ini
seperti mentari berjalan tanpa cahaya
Sunyi oh sunyi ,…dialah teman duka para nabi
Sayatnya kebodohan dungu manusia
bermanja, bernegosiasi dengan syetan dimana mana
Sunyi adalah ratapan …..seperti kekasih kehilangan kasih tak sampai pada Tuhanya
merindu menyatu dalam abadinya
Ramai,..dimana dia berada
ditengah umat atau asing dalam dirinya
kemana panduan hakiki tentang perjalanan kekasih
jika dia lepas dari induk ruhnya
oh betapa malang,….manusia yang sibuk mencari pembenaran dan pujian kebodohan
gelap dianggap cahaya,…syetan dianggap Tuhan,,,kesenangan nafsu dianggap kebahagiaan hakiki
wahai cahaya diatas cahaya, kuadukan dukaku di tengah rintih penat para ksatria
jika kau simak benar ucapan manusia suci,..kita diam pasang pelana kuda-kuda dunia
Kelopak Bunga
aku melukis bunga
bunga di kelopak mataku
kuasnya kemana mana
mencari garis tengah
pusat segala duka
aku melukis kelopak bunga
daun daun mengelilinginya
satu helai keatas, kebawah dan kesamping
memadati area kelopak bunga
aku melukis bunga
bunganya kamboja
hanya dua kelopak bunga
sulit kepayang menangkap ajaibnya
bunga dan aku saling berpandangan
aku mabuk ditariknya atau aku mengawasinya
aku tidak tahu kemana lagi aku mencarinya
diluar bidang kanvas ujung batas
mungkin kelopak bunga sedang mengawasiku dari sana
aku melukis kelopak kamboja
mencari diri, mengukuhkan diri
menghilangkan diri diantara kelopak bunga
kita tidak kemana,….hanya diantara kelopak bunga
Marhaban
marhaban ya romadhan
marhaban ya romadhan
marhaban ya romadhan
bulan suci,..
datangya terus
dari generasi ke generasi
dalam setiap zaman yang terus berubah
dalam perubahan, bulan suci terus datang
1436 h,..setengah perjalanan sudah
kitab suci terus dilantunkan
kitab suci terus di kaji
meski zaman me makan zaman
bulan suci terus mencari fitrah,….