24/07/2019
Musim semi dan musim bunga
Kutunggu dengan berharap
Saat nanti kupandang burung ajaib itu dengan sempurna
Kesedihan dan rupa aneka penderitaan tercabut
Kebun hati pastilah semerbak
Lihatlah air jernih di sungai
Penuh kebenaran dan kejujuran
Lahir dan batin
Sesekali pandang pohon cemara dengan mata takjub
Terpancar kejujuran dan kebebasan
Selalu kuat dan tegar
Angin kencang datang seperti bisikan
Aku yang bagai pohon tak berbuah
Kering dan miskin
Tak ada yang melempar dengan batu
Diam dan indah dimata kekasih
Seperti burung kenari
Melesat dari atas
Menjerit dan merintih
Menjemput piala anggur bagai bola kristal
Ambillah pelajaran dari pergantian siang dan malam
Perubahan dunia yang tiba tiba
Terdengar seperti musik lama
Bergembiralah karena pintu sudah terbuka