Kesepian

Kesepian
14/02/2019
Suatu saat kesepian menggigil
Kedinginan dalam beku pikiran
Aku memperhatikan Iqbal mencerna kesepian
Mengolah keterasingan dalam diri, agama dan cita-cita
Bagai penyair menyapu langit, melebar jarak pandang
Menyatukan api perlawanan, mempersiapkan negeri idaman

Oh wahai “khudi”
Murthada membaca ketidakrampungan
Di tulis di Barat, macet dalam tradisi sendiri
Para pengamat kecewa, kenyataan berbelok pada keadaan
Asap imaji, puisi, perenungan dan perjuangan
Seperti kisah sedih bagi yang lemah iman

Tiada umat berubah, tanpa perubahan dalam diri
Diri dimulai dari siapa saja
Berkembang, bertunas sekalipun di tanah gersang
Oh wahai para pelamun
Tidurlah sendirian jangan berteriak bangun
Bagai kokok ayam jantan di pagi buta
Nyanyianya menjadi petanda alam
Bila azan subuh memekik lirih
Jiwa jiwa bangun karena siraman deras hujan rahmad