Hari Keenambelas
06/12/2018
Engkau terlihat sendiri
Mendekati kebun kebun penuh semak
Cerita cerita manusia di daun daun yang jatuh berserakan
Siapa pemilik kebun ini?
Kuucapkan pada diriku
Duhai dikau aku menyaksikanmu
Hidup sebatang kara
Dengan tongkat Nabi Musa yang hilang
Kulihat sekeliling
Pohon pohon kering
Bekas tapak tapak kaki manusia purba
Adakah zaman tanpa tanda?
Aku pulang
Matahari terus bersembunyi
Mendung mendekat hingga ke dada
Jalan pulang tiba tiba hilang
Aku tidak bisa pulang
Ku kembali ke kebun itu lagi
Oh duhai permata
Hikmah adalah barang pusaka
Dia dimana mana tanpa terlihat mata
Hanya dada telanjang mampu temukan
Sesekali bergembira jika hari itu datang
Ketika anak anak bersorak pulang sekolah
Jangan bersedih duhai pejalan
Musafir tidak akan berbuat aniaya
Carilah dan temukan mereka
Sesekali minumlah teh dan roti bersama mereka
Meski dalam mimpi
Kebun itu hanya cermin dirimu yang hilang