Ziarah 4
15/11/2018
Rute
Berawal dari himbauan
Ajakan
Mari masuk agama ini
Jangan bunuh anakmu sendiri
Jangan suka berkelahi
Jangan suka menipu
Berdagang boleh asal sembahan satu saja
Ya,,ini,,,batu peninggalan Ibrahim
Sekaran dipikul sang nabi penutup
Agama ini ajakan
Agama mengingatkan
Di kala kerusakan hampir mendunia
Dia datang selamatkan
Satu budaya di tinggikan
Yang lain jangan diteruskan
Tegas memang untuk menyelematkan
Menyelamatkan cara berpikir
Fokus pada yang satu
Tidak fokus pada selain satu
Lalu
Ajakan ini jadi petuah ajaib
Di Pertahankan
Di lindungi
Parit parit di buat
Perjanjian di tulis
Lalu di teruskan pada yang tahu
Sisanya yang dulu tetap berjalan
Menyatu dan merusak
Akhirnya bencana dan ajaran tali temali
Duka dan dan harapan
Ada yang kompromi dengan hitam langit
Ada yang di tebus dengan kehidupan itu sendiri
Dan epos itulah timbul menjulang
Rumah rumah duka membahana
Terus di datangi semut semut pencari kebenaran
Rute rute darimana mana
Berdatangan
Paket murah, Paket kere, Pake perlente
Timbul semerbak
Pesawat, bus, kereta
Jalan kaki
Pusat pusat sejarah yang lalu
Mulai bersemi
Kuburan kuburan syuhada seperti pasar
Kebudayaan dan peradaban menjernihkan
Ya dari tintanya ulama,,,,,
Ya dari syuhada,….
Rute,… rute,..rute
Di ukir pelan dalam dada
Di Lorong jalan jalan berdebu
Dari kaki peziarah
Tanpa alas kaki
Bayi,… nenek, kakek…..
Siapa saja…..gegap gempita
Menyambung leluhur
Menapaki jalan peradaban
Dengan jalan cinta
Berisi, penuh diterminasi
Tidak loyo bagai puisi kempes