manusia dan anjing

mari bercerita

duhai penghianat dan pengikut

dengarkan maruf

seorang pengelana di pinggir jalan padang pasir

menanti satu manusia dan satu anjing

keduanya segera mati jika tak makan

pengelana membuang makanan ke jalan

berebutlah manusia dan anjing

manusia lebih cepat, makanan segera di lahap

angin hati turun

manusia lapar itu memberi makan pada anjing

Pengelana berkata, kenapa kau beri makan pada anjing

manusia lapar menjawab

diriku sudah hilang

biarlah anjing hidup