aku kabari

kawan

aku kabari tentang mendungnya awan

kau dimana

terserah saja

 

kawan

sudah lama  kau tidak bertanya tentang Tuhan

ternyata kau menjauh dan salah arah

mungkin juga gurunya salah dan tak pernah menengok

 

kawan

kau berjalan dengan naluri kehidupan

aku berjalan memasuki rahasia demi rahasia

aku akan berikan kepadamu jimat ajaib meski kesulitan

 

kawan

umurmu berapa ?

mari aku tunjukan tentang manisnya waktu

pahitnya madu pengorbanan

 

kawan

bersabarlah

aku sekarang bersama kemiskinan

menjadi pelayan rakyat sebaik baiknya

 

kawan

aku juga pedagang

melihat langit pagi dan membuka toko

terkadang hujan kencang, terkadang panas menyengat

 

kawan

aku juga seorang guru

di caci maki murid, terkadang mereka juga mendengar

aku selamanya menjadi murid, menjadi pelaksana kehendak  besar