Rumah
Kaulah tempat menengadah
Sebilah bilik para pendosa
Tempat bersembunyi para pecinta
Rumah
Dimana lagi mencarimu
Di samudera atau di paruh gagak hitam
atau di semilir angin mega mega hitam
Rumah
Janganlah menyerah menyapaku
aku ingin menyapu kamar dan tempat pertapa
Tunjukan dimana hatiku harus beristirahat
Rumah
bagaimana kabarmu
beri padaku kendi kenangan
yang denganya mabuk tanpa pikiran dan rasa
Rumah
Bila engkau telah tiada
Tak mengapa
Karena baju taqwa menggantikanya