Rumah

Rumah

Kaulah tempat menengadah

Sebilah bilik para pendosa

Tempat bersembunyi para pecinta

 

Rumah 

Dimana lagi mencarimu

Di samudera atau di paruh gagak hitam

atau di semilir angin mega mega hitam

 

Rumah

Janganlah menyerah menyapaku

aku ingin menyapu kamar dan tempat pertapa

Tunjukan dimana hatiku harus beristirahat

 

Rumah

bagaimana kabarmu

beri padaku kendi kenangan

yang denganya mabuk tanpa pikiran dan rasa

 

Rumah

Bila engkau telah tiada

Tak mengapa 

Karena baju taqwa menggantikanya