senja penuh petir

suatu sore

aku teringat dan ingin menelpon

bagaimana kabar dan kepolosan jawaban menjuntai

menjadi kegiatan seorang anak di hadapan sang bunda

 

oh tak dinyana

senja berubah menjadi petir

hujan lebat turun

anak-anak kubiarkan menghabiskan masa mainya

 

bagaimana bisa bunda

kau menyapa dari sana

bulu kuduku merinding

apa dosa dan salahku di dunia yang tua ini

 

semua mimpi membahagiakanmu

hanya pendongeng amatir di hadapan kakimu

peluh dan niat suci bajamu menambah dukaku

membesarkan ku untuk memperlihatkan  pesona dunia