syal kau pakai
bergaya dan merdeka
seperti ulama yang kau cintai
seperti pangeran kecil, kau memeluk semua manusia
begitulah, dialah kawanku
berani berjalan, pengumpul artefak peradaban jauh
kejayaan kuno Indonesia
tulisanmu menantang, tak peduli ocehan sejarawan
bersama mobil bututmu super asik
menolong korban api, debu dan batu
suara letusan merapi memanggil manggil di dada kita
kau sigap dan tangkas, cekatan dalam menolong
oh wahai kawan
wahai ahmad, ya samanto
ahmad samanto
pendekar dan kebanggaan anak anakmu
Kini pangeran dan pahlawan kecil kita terbang
melompat tangga selanjutnya
melanjutkan drama tragedi misteri akherat
selamat tinggal dunia