23/07/2019
Saat ini kesempatan tenang dan diam
Semak belukar kota tidak bergairah bergembira
Malas memberi mantra pesta pora
Seperti panggung menyambut adegan penuh kebahagiaan
Bencana itu sudah pergi
Tanah keberadaanku sangat liat
Bercampur dengan air kehidupan
Wahai rumah hati yang terlantar
Aku datang lagi untuk berbenah
Lihatlah semut yang kecil dan lemah
Mampu naik dalam singgasana Sulaiman
Berbincang dan bercengkerama
Tidak ada manusia yang tahan anak panah cinta
Cinta pasti menang
Aku akan berjuang lagi
Menemukan mutiara dalam samudera yang luas