Pesanan setan

28/07/2019

Di sebuah acara perpisahan
Aneka hidangan limpah ruah
Dari keringat pajak pertiwi siang malam
Bagaimana mulutku bisa berpesta dan mengunyah ?

Oh duhai api kebenaran dari dada yang terbuka
Keluarlah ia karena dia harus berbicara
Lihatlah Raja berbicara dan bertitah
Mari kita bertanya dan terus menggugat negeri ini

Olah kecemasan diatas pundak prasangka
Kabencian pesan Barat harus disampaikan
Dari ratusan kata
Berhenti pada buku putih “azimat sekuler”

Bukankah ia takdir sejarah setiap negara
Bukankah ia pedoman kesejahteraan dan kebahagiaan
Jubah dan sajadah tak ada tempat di muka bumi
Kembalilah pada asupan tenaga asing

Oh wahai raja kecil yang penuh derita
Kasihan jiwamu menjaga beban kehormatan
Menyelipkan pikiran dan kehebatan kolonial Barat
Di atas negeri paling tertindas yang melawan kepongahan dunia

Air mata tanah air menjadi perahan roda karirmu
Hentikan pesta pora tak berguna
Bersahabatlah dengan orang baik dan penuh ksatria
Bakarlah pesan pesan dari setan