Buruk rupa

24/07/2019

Suatu ketika aku digugat
Puisimu buruk rupa
Tak cantik dan sedikit tepuk tangan
Dia pergi dengan kecewa

Aku berkata
Bukankah aku sendiri
Aku tidak tau sedang membuat puisi
Tidak ada harapan apapun untuk merebut piala

Jika ada yang melihat rumah di hutan
Lewat dalam sebuah perjalanan wisata
Lemparilah mungkin ada penghuninya
Sementara aku melihat dari dekapan pohon cemara

Kata-kata bukan daun yang berserak
Di pungut dan di bakar dalam sebuah pesta
Akulah kapas di tengah sahara
Hilang dalam badai samudera

Jika ada nelayan menemukanku
Dia yang berjumpa dengan Nabi Yunus
Berkatalah ia
Air laut adalah kita semua