Hari Keempat belas

05/12/2018

Anugerah datang
Sang guru mengajar
Hai wahai murid tersayang
Lihatlah tantangan, lihatlah

Sore itu kami berjalan
Menempuh tempat sekolah
Bangunan tua seperti rumah sakit
Lalu lalang pelajar menimba ilmu

Guru wahai guruku
Lama kita tak berjumpa
Bajumu tak pernah ganti
Kemana saja dikau

Kau mulai membuka pelajaran
Bebicara biasa, layaknya keluarga

Tantangan, teori tantangan
Tak ada kurikulum selain dirimu wahai guru

Lihatlah sains modern
Ilmu alam segalanya
Lihat dan selesaikan masalah sosial yang kita buat
Tak ada realitas, kita tutupi realitas
Pengikut setia muncul dari dunia Islam
Muhammad Abduh, Bazarghan Ahmad Khan

Lihatlah transmodern
Segalanya dari masing masing
Lihatlah realitas dari realitas
Kita tak memiliki proposisi yang sama, terimalah
Heidegger, Husserl

Lihatlah posmodern
Pakailah kaca mata warna, itulah dunia solitermu
Dunia telanjang bulat, kontruktif, relatif, modern tanpa topeng
Jabiri, Nasr abu zaid, Arqun

Lihatlah dari pernyataan paling tak terbantahkan
Ilmu itu umum, general,semua bisa berbagi,
Proposisi tak terbatas, fodasi bagi segalanya
Semua bisa memahami tanpa penjelas
Lihatlah dari awal
Sebab awal
Pahamilah dari posisi Dia
Yang dari selainya terlihat
Sadarilah, mulailah kau dari sana

Sore menjadi malam penuh perenungan
Hawa dingin menyengat
Kami pulang
Kami tidur membawa kenangan dalam
Inilah kue anugerah hari ini
Kue surga
Hidangan lezat
Energi memahami zaman