Hari Kedelapanbelas
11/12/2018
Pergilah ke toko kaca
Tukang kaca memeriksa kaca
Adakah retak dan goresan
Bawalah pulang kaca itu
Sebilah kaca dipasang
Di dinding rumah kaca menatap
Mari kita lihat diri kita di kaca
Kaca berkata pada kita
Atau kita melihat kita di kaca
duhai diri
duhai jiwaku
duhai kesedihan
duhai kebahagiaan
duhai keberadaan
duhai ada
kaca masuk dalam jiwa
jiwa pasif menyerap
itulah persangkaan awal kaum duniawi
jiwa mengolah gambar
oh mataku yang layu
oh rambutku putih
oh diriku semakin tua
lalu jiwa melihat dunia
jiwa melihat matahari di pagi hari
jiwa melihat matahari di sore hari
jiwa tak melihat, matahari tetap sama
jiwa melihat kemacetan
jiwa melihat kerumunan orang
jiwa melihat kerusuhan
jiwa melihat jamaah masa
jiwa bertanya pada firaun
Akulah Tuhan
jiwa ketakutan
lalu menyembah firaun
jiwa melihat Tuhan
lalu jiwa menyembah Tuhan
jiwa melihat
jendela mata, telinga, lidah, hidung, telinga
jiwa mengolah dan membandingkan
jiwa berpikir
jiwa merasa kesedihan
jiwa merasuk
jiwa pingsan
jiwa mabuk
jiwa kehilangan dirinya
itulah jiwa
kaca diam seribu bahasa
bahasa beristirahat di musium jiwa
suatu ketika
jiwa akan pindah dari badan
karena jiwa bebas menentukan tuan
pertauan akal dan jiwa
posisi jiwa
akan membawa gambaran masa depan
jika kaca retak
belilah kaca yang baru
terus hingga kaca menjadi jiwa