toleransi
lihat orang-orang
mengira tolensi membakar
di bakar
dari kognisi ragam agama
dari ragam klaim keselamatan
dari mana, dan sejauh mana menjadi penyebab
tidak…oh tidak
toleransi tidak ada hubungan
dengan ragam kognisi dan keselamata agama
jikau kau paksa
jika kau paksa
jika kau paksa
kau mendorong pembenaran
relatifisme kognisi agama dan keselamatan
kau hukum sebagai biang kerok intoleransi
coba berpikir
coba berpikir
dari mana intoleransi
dia
adalah realitas sosial
dia hadir dalam hak dan kewajiban
dia ada dalam kontrak sosial
dia dalam bingkai hukum
orang intoleran
sebab karena tidak hormat pada berbedaan
sebab bukan karena klaim kebenaran dan keselamatan
intoleran
ada dalam dunia
kognisi hukum
karena beroperasi pada masyarakat
kogisi agama dan keselamatan
biar saja eklusif
eklusif adalah modal
untuk bahan menilai inklusif
dia pada tempatnya
alat validasi norma
norma masyarakat horisontal
dia harus ditarik keatas
dia alat validasi
dan validasi adalah tuntutan kebenaran
kebenaran ada tempatnya
ada pertarungan kualitas kognisi
kualitas mental pengetahuan manusia
ragam agama, ragam keselamatan
dialah vertikal
ada nilai lebih tinggi dan rendah
hukuman lebih luas dibanding keselamatan
keselamatan belum datang
cara berpikir di perlukan setiap saat
sekarang dan sekarang
ada benar, ada salah
ada taat, ada patuh
inilah validasi
berpikir hukum masyarakat sekaarang
ada konsekuensi hidup setelah kematian
ada kesendirian hidup
ada sosial obat sepi diri