Garuda Suci Pancasila

Garuda Suci Pancasila

Oleh, Muhammad Ma’ruf

Apa hubungan dan pengertian antara Garuda dan Pancasila. Jawaban ini akan menjadi metode untuk menjelaskan secara mudah tentang keniscayaan berdirinya negara Indonesia. Burung garuda tidak sekedar perlambang atau mitos yang tidak real. Tetapi burung emas real, sebagaimana burung ababil. Berkat kasih sayang Tuhan, burung ababil di kirim  Tuhan  untuk membantu ketidakberdayaan manusia menghadapi ancaman kepunahan hidup dan  melestarikan nilai kesucian hidup. Garuda Suci Pancasila adalah upaya tafsir untuk membawa nilai Pancasila menjadi suci.

Garuda adalah kerangka fisik, badan berbentuk burung. Pancasila itu lima nilai. Garuda Pancasila artinya burung yang ingin membawa terbang lima nilai itu keatas.

Lihatlah burung garuda, jika kita tidak pernah melihat bentuk burung garuda secara fisik,  setidaknya, kita bisa membayangkan, dialah burung yang secara alamiah ingin terbang setiap saat. Burung yang ingin masuk ke bumi pastilah menyalahi kondisi alamiahnya, karenanya sayap itu membentuk fungsi dan misi kehidupan burung. Cacing dengan bentuknya bulat dan licin, secara natural ingin selalu masuk  ke bumi. Karena itu cacing tidak dipilih sebagai simbol negara yang membawa lima misi negara dan bangsa.

Apapun makanan yang di temukan oleh induk burung, entah di pohon, semak-semak, sebagian di makan sendiri oleh induknya dan sebagian diberikan pada anaknya. Burung garuda tidak sekedar membawa misi mempertahakan hidup, bertarung dengan apa saja mengancam kehidupanya demi pelestarian hidup. Misi burung garuda tidak hanya sekedar itu, tetapi di perlambangkan sebagai “burung emas yang real” membawa nilai yang real bukan mitos, sebagaimana burung ababil.

Garuda suci Pancasila adalah burung kiriman Tuhan yang membantu ketidakberdayaan manusia dalam menghadapi ketidakdilan raja Abrahah di zaman periode modern tertentu. Sebuah titik zaman, dimana kolonialisme modern menjadi sebab utama pendirian negara Indonesia.

Burung yang membantu manusia dari kepunahan hidup dan melestarikan nilai keluhuran dan kesucian hidup. Membantu membentuk negara dan bangsa Indonesia yang bebas agar terhindar dari nilai ketidakadian yang bersumber dari kolonialisme.

Olehkarena itu “Burung Emas Garuda Pancasila” setidaknya memiliki beberapa tugas objektif

  1. Mempertahankan dan mendasari semua nilai manusia Indonesia agar terbang ke atas (nilai ketuhanan). Agar memenuhi nilai tersebut, fisik dan jiwanya harus kokoh, tidak sekedar lestari untuk bertahan hidup, tetapi juga mempertahankan dan membawa nilai kehidupan bangsa dan negara ke arah kesucian.
  2. Mendasari nilai kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial dengan nilai ketuhanan (keatas)
  3. Membawa nilai keatas, menjadi manusia yang adil dan penuh keadaban
  4. Membawa nilai kearah persatuan untuk mengancurkan segala bentuk ketidakadilan
  5. Membawa nilai demokrasi terbang keatas menuju demokrasi berketuhanan
  6. Membawa nilai keadilan sosial ke arah keseimbang dan kesejahteraan sosial

Itulah misi suci burung garuda, karena burung itu diperlambangkan sebagai bentuk bantuan Tuhan. Dengan demikian menjadi jelas, kenapa Sukarno mengakui dengan menyebut Pancasila sebagai ilham dari Tuhan. Karenanya sumber nilai itu selaras dengan kesucian, dengan Tuhan itu sendiri. Menafsirkan lima nilai Pancasila dengan nilai kesucian Tuhan artinya keniscayaan nilai itu sendiri.

Segala bentuk manifestasi heterogenitas nilai dan penampilan budaya, agama, suku dan bahasa harus bersatu dan mengerucut pada homogenitas lima nilai Pancasila yang suci. Semua nilai yang dibawa terbang burung Garuda akan menjadi suci selama tidak berlawanan dengan nilai ketuhanan yang suci. Sebaliknya semua nilai akan menjadi tidak suci selama selaras dengan nilai ketidaksucian.

Inilah misi suci Garuda Pancasila, membantu mensucikan lima cita-cita bangsa Indonesia membentuk negara Indonesia yang suci, yang gagah berani melawan ketidakdilan dan membawa martabat suci bangsa dan mensejahterakan rakyatnya.

Warna perlambang burung Garuda adalah emas. Emas artinya simbol kesucian, semua nilai kebinatangan manusia harus di olah dengan hati dan akal agar kembali pada kesucian, pada takdir kematian yang suci dari kehidupan yang kotor, agar bisa menyatu dengan kesucian, dengan Tuhan itu sendiri.

Negara dan pemerintahan Indonesia adalah alat sebagai mana tubuh burung garuda yang membantu mewujudkan misi suci burung emas Garuda Pancasila. Itulah kesaktian nilai abadi Pancasila yang dapat menyelesaikan segala bentuk penderitaan kehidupan politik, karena dapat menolong manusia Indonesia ke arah tujuan hidup dan kehidupan politik yang hakiki. Penerimaan total Pancasila artinya penerimaan total secara hakikiah, harmoni dengan seluruh cita-cita suci manusia di muka bumi.


Comments are closed.